Dibukanya Kembali Kegiatan Pelestarian Penyu di P. Pesemut Pada Desember 2012

Pulau Pesemut merupakan habitat peneluran penyu terbesar di Kepulauan Belitung Timur, sejak tahun 1988 sampai dengan bulan Januari 2012 Yayasan Penyu Laut Indonesia (YPLI) melakukan kegiatan konservasi penyu yang meliputi : perlindungan telur penyu, penetasan telur penyu secara alami dan penandaan induk penyu yang bertelur, ada dua jenis penyu yang bertelur yaitu penyu sisik dan penyu hijau

Kegiatan ini sempat dihentikan sejak Pebruari – Nopember 2012 karena petugas lampu yang kami tugasi untuk menjaga telur-telur disana malah mengambil dan menjual telur-telur tersebut, oknum petugas lampu tersebut bekerjasama dengan nelayan yang biasa singgah di P. Pesemut, telur-telur itu dijual di pasar Manggar, setelah telur-telur itu diterima oleh para penjual di pasar, baru mereka menerima pembayaran. Harga telur di pasar berkisar sekitar Rp. 2.000/butir, sedangkan harga jual dari oknum petugas lampu Rp. 1.500/butir untuk penyu hijau dan Rp.1.300/butir untuk penyu sisik, mereka biasa menjual sebanyak 2 sampai 3 karung dimana dalam 1 karung biasanya berisi 1000 butir telur dapat diketahui jumlah uang yang mereka terima dalam 1 kali pengiriman. 2 karung x 1000 butir x Rp. 1.500= Rp. 3.000.000 x 4 kali peniriman = Rp. 12.000.000/bulan ini adalah penghasilan sampingan dari oknum petugas penjaga lampu mercu suar yang mana mereka adalah PNS, dapat dibayangkan berapa banyak keuntungan yang mereka dapat dari hasil penjualan telur tersebut.

Kegiatan penjualan telur penyu dapat berjalan lancar karena adanya kerjasama antara petugas lampu mercu suar dan nelayan serta kurangnya pengawasan baik dari pihak keamanan laut Manggar, kepolisian Manggar, pengawas perikanan Manggar dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat bahwa penyu dan telur-telurnya adalah satwa langka yang terancam punah dan telah dilindungi oleh UU.

YPLI sangat menyayangkan atas kegiatan penjualan telur di P. Pesemut karena ini bisa berakibat pada kelangsungan populasi penyu khususnya di Belitung, jika hal ini terus dibiarkan maka tidak mustahil dalam beberapa tahun ke depan akan sulit melihat penyu bertelur karena populasinya semakin berkurang, oleh karena itu YPLI mulai mengadakan pendekatan kepada DKP Belitung Timur , PEMDA Belitung Timur dan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama melakukan aksi untuk menghentikan pencurian telur di P. Pesemut dan terima kasih kami ucapkan kepada PEMDA setempat juga instansi terkait lainnya yang telah mendukung rencana kegiatan YPLI di P. Pesemut dan akhirnya pada akhir bulan Nopember 2012 kegiatan YPLI di P. Pesemut sudah mulai berjalan kembali, petugas lampu mercu suar telah menerima kesepakatan yang kami buat dan mereka setuju untuk menjaga telur-telur penyu di P. Pesemut

Selain itu Pulau Pesemut telah ditetapkan sebagai Zona Inti yang diperuntukan sebagai kawasan habitat peneluran penyu dan kawasan ekosistem terumbu karang, untuk menjaga pelestarian plasma nutpa (sumber genetika) mulai dari jenis penyu, ikan, molusca, crustacea dan lain-lain

Dengan membuka kembali kegiatan YPLI di pulau pesemut, pencurian dan penjualan telur penyu tidak diperbolehkan lagi , semua telur penyu yang ada di pulau pesemut ditetaskan secara alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diskusi Pelestarian Penyu YPLI-ELNA 04 Sep.2012 di Japan Foundation

YPLI dan ELNA telah selesai menyelenggarakan diskusi mengenai “Hubungan kerja sama antara NPO Indonesia/YPLI dan NPO Jepang/ELNA dalam rangka Pelestarian Penyu di Indonesia”. Acara dapat berjalan dengan baik dan lancar atas bantuan dan kerjasama dengan Japan Foundation Jakarta (terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada HASHIMOTO Ayumi, mbak Nurul dan mbak Diana) dan semua staff yang telah membantu yang tidak dapat kami sebutkan namanya satu persatu, PT. Garuda Warna (Bpk. Nakajima dan Ibu, terima kasih banyak telah mensupport kami dari awal sampai akhir acara), perwakilan dari Embassy of Japan yang juga telah hadir dan mensupport acara kami dan juga para tamu undangan yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir dalam acara tersebut.

Semoga dengan telah diselenggarakannya diskusi ini dapat menambah wawasan dan kecintaan kita terhadap salah satu satwa langka yang hampir punah ini, serta dapat memberikan perhatian terhadap kelangsungan kehidupan penyu terutama di perairan Indonesia, dimana pulau-pulau di Indonesia adalah salah satu tempat habitat peneluran penyu yang masih potensial yang harus terus kita jaga dan lestarikan.

Mengapa penyu harus diselamatkan dari kepunahan?

Semua mahluk hidup di dunia ini diciptakan tidak ada yang sia-sia, semua memiliki fungsinya masing-masing di alam, jika salah satu mahluk hidup itu punah tentu akan mempengaruhi keseimbangan di alam yang dampaknya bisa dirasakan baik secara langsung atau tidak.

Dibawah ini adalah foto-foto saat acara diskusi tentang penyu berlangsung,

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Undangan Diskusi Pelestarian Penyu

Diskusi Pelestarian PENYU-bhs.Ind.revised

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Eksploitasi telur penyu di P. Pesemut

EKSPLOITASI/PERDAGANGAN TELUR PENYU DI PULAU PESEMUT MEMPERCEPAT PUNAHNYA PENYU DI BELITUNG TIMUR

OLEH YAYASAN PENYU LAUT INDONESIA

Pulau Pesemut merupakan pulau terluar dari gugusan kepulauan di Kabupaten Belitung Timur Propinsi Bangka Belitung, Pulau ini sangat indah sekali karena di kelilingi oleh pasir putih yang terhampar luas mengelilingi pulau tersebut, selain kita bisa melihat pemandangan yang indah, setiap pagi kita juga bisa melihat bekas jejak penyu yang tadi malam bertelur di pantai. Pulau ini memang merupakan salah satu habitat peneluran penyu yang masih baik, ada dua jenis penyu yang bertelur di pulau ini yaitu penyu sisik dan penyu hijau kedua jenis penyu tersebut termasuk langka dan dilindungi oleh Undang-Undang Konservasi No. 5 tahun 1990 dan PP No. 7 & 8 tahun 1999.

Menurut info yang kami dapat pada saat kunjungan kami ke KKP Belitung Timur pada Maret 2012, Pulau Pesemut akan ditetapkan sebagai zona inti oleh PEMDA Belitung Timur, artinya di pulau ini tidak boleh melakukan kegiatan lain kecuali observasi dan penelitian. P. Pesemut selain tempat habitat alami peneluran penyu juga terdapat lampu mercusuar yang dijaga oleh petugas lampu dari Distrik Navigasi Tanjung Priok Jakarta.

Kami sempat mengambil gambar secara sembunyi-sembunyi, gambar ini adalah telur-telur penyu yang dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung oleh petugas lampu mercusuar di Pulau Pesemut menunggu pengepul datang untuk membawanya dan menjual ke pasar-pasar di Manggar dan Tanjung Pandan.

 

 

 

Sepertinya instansi terkait tidak dapat berbuat banyak untuk mencegah pengambilan telur penyu di P. Pesemut, kurangnya kesadaran masyarakat akan pemahaman pelestarian penyu di wilayah Belitung khususnya Belitung Timur bisa membawa dampak pada cepatnya proses kepunahan satwa langka ini, karena dengan adanya eksploitasi telur-telur penyu tanpa memikirkan regenerasinya maka tidak mustahil di masa yang akan datang akan sulit menjumpai penyu di perairan Belitung khususnya.

Di bawah ini adalah gambar-gambar yang telah kami ambil saat kami/Yayasan Penyu Laut Indonesia masih melakukan kegiatan pelestarian penyu di Pulau Pesemut, tetapi sejak awal Pebruari 2012 kegiatan dihentikan karena adanya manipulasi data yang dilaporkan oleh petugas lampu mercusuar yang sebelumnya telah membantu kegiatan kami di Pulau Pesemut, oknum petugas lampu mercusuar telah memperbanyak jumlah sarang-sarang yang ada setiap bulannya ( telur yang ada dalam 1 sarang mereka perbanyak menjadi 3 atau 4 sarang) sehingga penghasilan mereka bertambah karena kami membayar mereka berdasarkan banyaknya sarang yang ada dalam satu bulan. Tetapi setelah YPLI menghentikan kegiatannya di Pulau Pesemut, para oknum penjaga lampu mercuasuar sudah tidak lagi memperbanyak sarang tetapi mereka mengambil seluruh telur-telur penyu yang ada di dalam sarang, mengumpulkannya lalu menjualnya, dengan cara ini tentunya sudah tidak ada lagi regenerasi penyu yang menetas di Pulau Pesemut, jika ini dibiarkan maka tidak mustahil di masa yang akan datang tidak ada lagi penyu yang naik bertelur karena seperti diketahui penyu akan naik bertelur di suatu lokasi di mana mereka ditetaskan.

 

 

 

Tentunya akan sangat disayangkan jika di masa yang akan datang, kita tidak dapat lagi menyaksikan apa yang terlihat di dalam foto-foto tersebut di atas.

 

 

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Selamat Datang di Situs YPLI

Bersama kita selamatkan penyu Indonesia!

Bagi anda yang ingin mengenal penyu dan melihat kegiatan kami dalam usaha melestarikan penyu di Indonesia, anda telah berada di situs yang tepat!

Terima kasih atas kunjungan dan dukungannya.

Yayasan Penyu Laut Indonesia

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Jangan Biarkan Penyu Punah!

Telur penyu di dalam sarang

Tukik yang baru menetas menuju ke laut

Penyu sedang bertelur

 

 

 

Posted in Uncategorized | 1 Comment